Pemkab Mojokerto Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H/2020
Mojokerto, Sadhapnews -
Kemajuan peradaban suatu bangsa, umumunya banyak disumbang oleh kecerdasan dan pengetahuan yang dimiliki. Makin banyak ilmu pengetahuan, makin tinggi pula peradaban. Budaya suatu bangsa biasanya berjalan seiring dengan budaya literasi atau membaca. Budaya membaca ini juga identik dengan wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW yang berbunyi ‘Iqra’ atau berarti ‘bacalah’.
Teladan tersebut dituturkan kembali oleh Pjs Bupati Mojokerto Himawan Estu Bagijo, pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriyah Tahun 2020 yang mengangkat tema “Kita Teladani Perjuangan Rasulullah dalam Membangun Peradaban”.
Seperti diketahui bahwa wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW adalah QS. Al Alaq (1-5) yang berisi perintah membaca. Perintah membaca ini bersifat umum, tidak dikaitkan dengan obyek tertentu. Bisa diartikan secara luas dengan membaca kitab suci, buku, risalah, dan sejenisnya.
“Nabi Muhammad SAW adalah pribadi yang gemar membaca, seperti wahyu pertama yang diterima yakni ‘iqro’ atau ‘bacalah’. Hal ini juga diajarkan keada seluruh muslim. Kita sangat beruntung dapat memetik pelajaran tersebut,” kata Pjs Bupati Mojokerto, Selasa (27/10/2020) pagi di Pendapa Graha Majatama.
Selain membaca, uswatun hasanah atau teladan baik Nabi Muhammad SAW, hendaknya diserap baik dalam perilaku maupun etos kerja.
“Maulid Nabi adalah titik bagi kita untuk mengevaluasi sejauh mana kita mampu mencontoh teladan beliau. Uswatun hasanah yang melekat pada diri Rasulullah, baik dalam aspek ibadah dan bekerja, hendaknya bisa kita contoh bersama,” tutur Pjs Bupati Mojokerto dilanjutkan siraman rohani oleh K.H. Agus Mustofa.(triz)